Senin, 08 Agustus 2011

radio cb aries super 120 (sold)


booster Tokyo Hy-Power (SOLD)

dijual koleksi pribadi :
VHF RF Power Amplifier Tokyo Hy-Power HL-160V25
mode FM/CW/SSB input 25 watt out 160 watt
Normal tapi RX Amp mati
jual apa adanya...
harga 1,7 juta..nego (belum ongkir)








icom ht vhf ic-v8 SOLD

ht icom ic v8 mulus dan normal..koleksi pribadi. Power 5,5 watt dengan batre warung.
kelengkapan HT..batre casing, beltclip dan antena ori. antena ori icom tapi bukan bawaannya...
harga 600 rb nego..(belum ongkir)

Rabu, 09 Maret 2011

Motorola GP2000 (sold)







Dijual Motorola GP2000 VHF, Kondisi Normal, Power 5 Watt, TX/RX Mantap..No Dus, Antena Non Ori. Baterai Ori lengkap Holder 2 Buah, Charger Desktop Ori. Harga 500rb (Belum Ongkir)








Rabu, 09 Februari 2011

JUKLAK AUTODUBLING MEDAN III


PETUNJUK PELAKSANAAN
AUTO DOUBLING SOLIDARITAS MEDAN KE III TAHUN - 2011
BEKERJASAMA DENGAN RAPI 0201 MEDAN

PANITIA PELAKSANA
AUTO DOUBLING SOLIDARITAS MEDAN KE III BASE 143.650 MHZ TAHUN 2011

PENDAHULUAN
AUTO DOUBLING merupakan salah satu cara berkomunikasi yang dapat dipergunakan dengan jarak sangat jauh, penggunaannya sangat berbeda dengan
Alat komunikasi pada umumunya. Auto Doubling dipergunakan dengan sistim jaringan pemancar tanpa menggunakan pulsa seperti HP. Penggunaan komunikasi tersebut belum begitu dikenal oleh masyarakat karena sangat minim yang mempergunakannya dan mungkin mereka menganggap alat tersebut hanya digunakan secara khusus dan harganya kurang terjangkau bagi masyarakat pada umumnya. Alat komunikasi tersebut berdiri sudah cukup lama dan telah terdaftar di Radio Antar Pendududk Indonesia dengan singkatan RAPI
Dengan jarangnya masyarakat menggunakan komunikasi Auto Doubling maka kami sebagai generasi muda yang cinta akan komunikasi tersebut bermaksud mengadakan “ Auto Doubling Solidaritas Medan ke III bekerjasama dengan RAPI 0201 MEDAN “ yang bertujuan memperluas jaringan dalam penggunaan Radio Komunikasi di Indonesia dan masyarakat di Sumatera Utara pada umumnya.
Semoga dengan di adakannya acara tersebut dapat bermanfaat dan diterima oleh semua kalangan dalam penggunaanya serta menjadi inspirasi bagi berkembangnnya masa depan radio komunikasi di Indonesia.

PANITIA PELAKSANA
AUTO DOUBLING SOLIDARITAS MEDAN KE III BASE 143.650 MHZ TAHUN 2011

Kamis, 13 Januari 2011

Apabila terjadi bencana


 HF EMCOMM List of Essentials
(and those which are NOT too essential)

[diadopsi dari artikel:  W2IK's EMERGENCY COMMUNICATIONS, A List Of Essentials 
(WHAT to have before you go - and WHY) - Bob Hejl, W2IK updated 11/2005 …..
untuk lebih disesuaikan dengan sikon di Indonesia, terutama dari sisi apa yang mudah didapat dan/atau bisa diupayakan oleh rata-rata operator KomDar di sini] 
Daftar perangkat/peralatan/items yang paling esensiil (+ yang ‘nggak kelewat esensiil, tapi sering tahu-tahu diperlukan*) yang harus diupayakan keberadaannya untuk menunjang keberhasilan misi EmComm/ KomDar yang sedang diemban dengan baik, benar, sangkil dan mangkus berikut ini perangkum bedakan antara aplikasi untuk Team dan untuk Pribadi/perorangan/individuals,  sbb. :  
*) kalaupun tidak disebutkan secara khusus, anda tentu bebas dalam menentukan batasan antara berbagai tingkatan ke-esensiil-an ini sesuai sikon yang anda hadapi. 
I – Essentials for the TEAM

Tipe-tipe Mikropon

Mikrofon itu adalah sebuah Transducer seperti halnya Pick-Up Gitar atau pun Loud Speakers. Transducer adalah alat yang mengubah satu macam energi kedalam bentuk energi lainnya.
Mic merubah energi akustik menjadi energi Electromagnetic.
Bagaimana cara mic merubah energi inilah yang menentukan tipe dari Mic tersebut.

Dynamic atau Moving Coil :

Adalah yang paling umum, seperti Senheiser MD421, Shure SM57 atau SM58.
Kita tidak perlu mendalami bagaimana caranya Dynamic Mic meng-konversi energi, yang perlu kita ketahui adalah Mic Dynamic itu kuat tahan banting dan murah.
Bisa menerima sound dengan level suara yang tinggi tanpa clipping. Tetapi tidak sensitif untuk frekuensi tinggi dan rendah alias Frequency Response-nya terbatas.
Jadi cocok untuk Ampli Gitar yang toh tidak diperlukan untuk mengeluarkan bunyi pada frekuensi diatas 7Khz atau pada Snare Drum, perkusi dan lain lain.
Untuk merekam sesuatu yang perlu definisi High seperti Vocal atau Acoustic Guitar, mic jenis ini kurang cocok.
Kecuali untuk dipanggung, dengan alasan tahan banting.